BREAKING NEWS

Bahas Masalah Pariwisata, Iman Adinugraha: Partisipasi Masyarakat Itu Penting


Anggota DPR RI Iman Adinugraha saat acara Pelatihan Pariwisata Kabupaten Sukabumi di Hotel Agusta, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu. 

Foto : Ist


Beritabaru.co.id | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha. Membahas berbagai persoalan pariwisata di Kabupaten Sukabumi. 

Politisi partai berlambang bintang merci ini memaparkan, berbagai aspek masalah pariwisata Kabupaten Sukabumi harus segera dapat diselesaikan. Mulai dari sampah yang berserakan di sepanjang pantai, keamanan serta kesemalatan wisatawan, dan persoalan komplek lainnya. 

Menurutnya, persoalan kepariwisatan Kabupaten Sukabumi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja. Namun masyarakat dan isan pariwisata juga bisa berpatisipasi langsung membangun sektor pariwisata yang baik dan unggul. 

"Masyarakat insan-insan parawisata di kabupaten sukabumi ini harus memahami bahwa pariwisata ini tidak bisa dibangun oleh pemerintah saja, tetapi pariwisata ini bisa dibangun oleh partisipasi masyarakat juga. Berbagai aspek masalah seperti sampah, keamanan, dan keselamatan pengunjung, itu adalah masalah-masalah kompleks yang tidak mungkin bisa ditangani oleh pemerintah saja." ungkap Iman Adinugraha, usai menghadiri Pelatihan Kepariwisataan di Hotel Agusta, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu. Sabtu (07/03/2026).

Anggota Komisi XII DPR RI ini menyebut, persoalan sampah di lokasi wisata pantai menjadi masalah rumit yang belum dapat diselesaikan hingga saat ini. Padahal pemerintah dan unsur lainnya sudah melakukan upaya penanganan berulangkali. 

"Wisata pantai yang kita tahu itu kan sampahnya selalu berserakan, bukan tidak dibersihkan. Tapi dibersihkan hari ini besoknya datang lagi, dari mana itu. Itu dari pola masyarakat membuang sampah sembarangan ke sungai, sehingga sampahnya itu kebawa ke pantai. Jadi tiap malam itu pasti ada sampah yang hanyut dan berserakan di tepi pantai," bebernya. 

Selain sampah, Ia menyinggung peran vital balawista, tim SAR, dan lain sebagainya dalam menjaga keselamatan pengunjung. Menurutnya, sudah tak terhitung nyawa wisatawan tenggelam saat berenang dipantai berhasil mereka sematkan. 

"Balawista mungkin sudah menyelamatkan ratusan bahkan mungkin ribu orang, padahal mereka itu tidak mendapatkan apa-apa. Tidak mendapatkan gaji bulanan dan fasilitas, tapi itu kepedulian mereka dari masyarakat untuk keselamatan para wisatawan. Alhamdulillah tadi kita support mereka, dari pribadi saya tadi memberikan sumbangan menjelang libur idul fitri." pungkasnya. 


Redaksi, 

Posting Komentar