BREAKING NEWS

Butuh Komitmen Terintegrasi, Desa Cimahi Siapkan Langkah Taktis Tangani Stunting


Kegiatan Rempug Stunting di kantor Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi

Foto : Ist


Beritabaru.co.id | Masalah stunting bukan sekadar angka di atas kertas statistik, melainkan pertaruhan masa depan sebuah bangsa. Menyadari urgensi tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, mengambil langkah taktis dengan menggelar Rembug Stunting, sebuah forum musyawarah mufakat yang memfokuskan energi pada pencegahan dan penanganan tengkes (gangguan pertumbuhan anak) di tingkat akar rumput.

Bertempat di Aula Gedung Serbaguna Kampung Karadenan (RT 14/RW 005) Desa Cimahi, pada Rabu (20/5/2026), atmosfer gotong royong terasa kental. Forum ini bukan sekadar seremoni, melainkan wadah konsolidasi gagasan untuk merumuskan strategi intervensi yang presisi dan berdampak langsung pada masyarakat.

Keberhasilan penanganan stunting mustahil dicapai lewat kerja tunggal. Oleh karena itu, Pemdes Cimahi menggalang kekuatan multisektoral. Sedikitnya 60 peserta dari berbagai elemen krusial hadir untuk menyatukan frekuensi.

Mulai dari pembuat kebijakan tingkat desa, perpanjangan tangan dinas kesehatan, hingga motor penggerak komunitas lokal duduk bersama dalam satu meja.

“Stunting adalah tantangan multidimensi. Kita butuh komitmen yang terintegrasi, mulai dari edukasi pola asuh, kecukupan gizi, hingga pembenahan sanitasi,” ujar Kepala Desa Cimahi, H. Wowon.

Wowon merinci bahwa forum vital ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua Tim Penggerak PKK, Pokja 2, dan Pokja 4. Tak ketinggalan, garda depan kesehatan dan penyuluhan seperti Bidan Desa serta Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) turut mengawal jalannya diskusi.

Kekuatan pengawasan dan pendampingan juga diperkuat dengan kehadiran Koordinator Pendamping, Pendamping Lokal Desa (PLD), serta Pendamping Lokal Kecamatan Cicantayan. Di sisi lain, pelibatan tokoh perempuan, ketua ranting, dan tokoh masyarakat menjadi kunci agar hasil rembug ini dapat terinternalisasi dengan baik di sanubari warga.

Rembug Stunting Desa Cimahi kali ini fokus pada dua aspek utama: Pencegahan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan Penanganan yang responsif terhadap balita yang terindikasi mengalami gangguan pertumbuhan.

Melalui forum ini, dilakukan pemetaan (mapping) gizi buruk dan stunting secara mikro di setiap rukun tetangga (RT). Hasil pemetaan ini nantinya akan menjadi dasar pengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang lebih berpihak pada program ketahanan pangan keluarga, pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal, serta optimalisasi peran Posyandu.


Redaksi, 

Posting Komentar