BREAKING NEWS

Harumkan Sukabumi, Sukaharja Sabet Penghargaan Desa Terbaik di Jabar


Bupati Sukabumi, Asep Japar. Mewakili Pemprov Jabar menyerahkan piagam penghargaan desa terbaik bagi Desa Sukahaja, Kecamatan Warungkiara

Foto : Ist


Beritabaru.co.id | Desa Sukaharja, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, kembali memahat sejarah di kancah Provinsi Jawa Barat. Melalui akselerasi tata kelola pemerintahan yang impresif, desa ini sukses mengukuhkan posisinya dengan memboyong Penghargaan Sri Baduga.

Ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan pengakuan kasta tertinggi bagi desa-desa yang memiliki “napas” inovasi dan integritas paling kuat di Tanah Pasundan.

Simbol supremasi tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asjap (Asep Japar), di tengah atmosfer Rapat Dinas Bulan Maret 2026 di Aula Setda Kabupaten Sukabumi.Referensi Geografis

Momentum ini menjadi legitimasi bahwa Sukaharja telah bertransformasi dari desa penyangga menjadi episentrum prestasi yang membanggakan bagi Kecamatan Warungkiara.

Filosofi di Balik Trofi: Kinerja Bukan Warisan

Gelar Sri Baduga yang kini bertengger di Desa Sukaharja lahir dari proses kurasi yang sangat rigid. Tim penilai lintas sektoral melakukan bedah kinerja secara komprehensif. Fokus penilaian mencakup tiga pilar utama: modernisasi administrasi yang transparan, keberanian melahirkan inovasi pelayanan publik, hingga ketepatan sasaran pembangunan infrastruktur yang menjadi urat nadi perekonomian warga.

Keberhasilan ini menempatkan Sukaharja di puncak klasemen desa berprestasi, sekaligus menjadi representasi tunggal yang dianggap paling layak mewakili marwah Kecamatan Warungkiara di level provinsi.

Kepala Desa Sukaharja, Asep Dedi Suryadi, memaknai pencapaian ini sebagai hasil dari resonansi kerja keras yang selaras.

“Ini adalah kemenangan kolektif. Kepercayaan yang diberikan oleh Pemprov Jabar adalah buah dari militansi perangkat desa dalam melayani dan dukungan tanpa batas dari seluruh masyarakat. Kami tidak hanya mengejar angka, tapi kami mengejar kebermanfaatan,” ungkap Asep dengan nada penuh haru.

Manifestasi ‘Gas Poll’: Menuju Standar Baru Pelayanan-pelayanan

Bagi jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Sukaharja, penghargaan ini bukan merupakan titik jenuh, melainkan booster untuk memacu standar pelayanan ke level yang lebih tinggi. Asep menegaskan bahwa apresiasi dari Gubernur Jawa Barat ini harus terkonversi menjadi kualitas hidup warga yang lebih baik di lapangan.

Tiga Strategi Akselerasi Pasca-Penghargaan:

Digitalisasi dan Debirokrasi: Menghapus sekat-sekat birokrasi yang lambat menuju pelayanan yang serba cepat dan akurat.

Infrastruktur Visioner: Memprioritaskan proyek fisik yang memiliki multiplier effect bagi peningkatan daya beli masyarakat.

Kemandirian Ekonomi Lokal: Memperkuat ekosistem pemberdayaan agar ekonomi rumah tangga warga semakin resilien dan mandiri.

“Penghargaan ini adalah pengingat bahwa kami bisa. Kami akan bekerja lebih keras lagi, lebih inovatif, dan lebih totalitas demi mewujudkan kesejahteraan hakiki bagi seluruh warga Sukaharja,” tutupnya. 


Redaksi, 

Posting Komentar